Bukit Panguk Kediwung, Spot Foto Instagramable.

Apa yang anda ketahui tentang Bukit Panguk Kediwung Mangunan ? Suatu destinasi yang menarik untuk menikmati sunrise dengan udara fresh pasti sangat mengasyikkan serta menarik untuk anda coba, salah satu wilayah yang banyak menawarkan tempat wisata sunrise dataran tinggi, adalah area perbukitan Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, LOKASI >>>

Ada banyak destinasi menarik yang bisa anda coba, salah satunya Bukit Panguk Kediwung. Selainnitu Bukit Panguk Kediwung ini lokasinya tidak jauh dari Kebun Buah Mangunan yang sudah lebih dulu terkenal sebagai objek wisata.

Sunrise

Bukit Panguk Kediwung mulai buka untuk umum pada bulan mei 2016. Oleh sebab itu, Bukit Panguk Kediwung belum sepopuler destinasi lain-nya, misalnya Kebun Buah Mangunan, dan Puncak Becici.

Sunrise ini dapat nampak jelas, sebab Bukit Panguk Kediwung yang menghadap ke timur.

Waktu yang baik untuk dapat menikmati sunrise Bukit Panguk Kediwung kurang lebih pada jam 05.00 pagi. Dan bulan terbaik untuk mengunjunginya merupakan pada bulan musim kemarau. Bahkan apabila harus datang tepat dengan bulan musim hujan, paling tidak pilihlah hari saat satu hari sebelumnya tidak ada hujan.

Posisi Bukit Panguk Kediwung

Hingga saat ini, untuk mengunjungi Bukit Panguk Kediwung baru hanya dapat memakai kendaraan pribadi saja. Baik itu berbentuk mobil maupun sepeda motor. Dan kendaraan besar semacam bis belum bisa mengakses Bukit Panguk Kediwung.

Untuk memudahkan perjalanan, dari pusat kota Jogja sebaiknya menuju ke terminal Giwangan dulu. Dan berikutnya menuju arah selatan mengikuti jalan Imogiri timur, mengikuti jalur yang menuju jalan kompleks makam raja- raja Imogiri. Simak ciri petunjuk jalur itu.

Tidak hanya itu, dapat pula anda menuju pasar Imogiri dan setelah itu ambil belok kiri untuk menuju ke Mangunan, kemudian sepanjang jalur itu banyak sekali petunjuk arah ke Kebun Buah Mangunan yang jaraknya cuma sekitar 2 kilometer dari Kebun buah Mangunan ini.

Selain itu sebagai catatan, kewaspadaan berkendara butuh kehati-hatian kala mengarah ke Bukit Penguk Bantul ini. Akses jalan menuju Bukit Panguk Kadiwung Bantul, kurang bersahabat. Jalan relatif kecil.

Sunrise

Harga Tiket serta Parkir Bukit Panguk Kediwung

Harga tiket Bukit Panguk Kediwung ini lumayan murah serta terjangkau untuk seluruh golongan Rp 2. 500, 00 per orang.

Bagi wisatawan yang membawa kendaraan mobil pribadi harus membayar biaya parkir sebesar Rp 5. 000, 00 sebaliknya dan untuk sepeda motor Rp 2. 000, 00.

Harga tiket ini tidak termasuk pungutan untuk beberapa spot foto, setiap spot foto wisatawan harus bayar tarif Rp 3. 000, 00 per spot per orang.

Fasilitas Bukit Panguk Bantul

Untuk fasilitas tempat ini telah cukup memadai. Area parkir yang ada lumayan luas sanggup memuat banyak mobil serta sepeda motor. Bahkan ada fasilitas toilet, mushola, dan warung minuman yang siap memadamkan rasa lapar karena anda harus tiba pagi2 buta saat belum sarapan.

Tetapi karena destinasi wisata ini masuk kategori wisata blusukan, dan jalan yang ada ketika memasuki kawasan desanya terdapat sebagian kerusakan kecil pada beberapa bagian. Meskipun jalannya tidak lebar, sehingga bus besar sangat susah untuk dapat masuk ke objek wisata ini.

Sunrise Bukit Panguk Kediwung

Panorama Bukit Panguk Kediwung saat matahari terbit dan berpadu dengan gumpalan kabut yang seperti awan, perpaduan sempurna dua fenomena alam itu membuat pengunjung menyangka sunrise di Bukit Panguk Kediwung serasa terletak di negeri di atas awan.

sunrise

Tidak hanya sunrise serta lautan kabut yang menyamai negeri atas awan, wisatawan pula dapat berfoto pada spot yang ada, terdapat lebih dari 5 spot foto untuk wisatawan.

istana langit

Pengelola tempat wisata ini menyediakan beberapa gardu pandang yang dibuat dari kayu serta bambu berbentuk jembatan yang menjorok dari bibir tebing supaya wisatawan dapat lebih puas menikmati pemandangan alam. Selain itu juga ada gardu pandang supaya wisatawan dapat memandang seluruh bukit dengan pepohonan hijau dan sungai Oya yang meliuk- liuk mengitari lereng bukit.

Spot gardu pandang dibagi dalam 2 kelompok lokasi, ada yang terletak di sebelah timur dan selatan. Selanjutnya gardu pandang sebelah timur merupakan primadona di sini, sebab dapat dipergunakan melihat sunrise dengan sempurna serta pula kabut tebal yang menyelimuti kawasan bukit.

Perahu langit

Seluruh gardu pandang di sini berbentuk unik, ada yang berbentuk sayap kupu- kupu yang menghadap sungai Oya, ada yang berbentuk bintang. Dan ada juga perahu origami, serta kereta kuda terbang dan gardu kayu biasa.

Kreta langit

Untuk gardu yang menghadap timur, setiap wisatawan harus membayar Rp 3000 dengan durasi sepanjang 3 menit. Dan tiap gardu pandang ini maksimal untuk 3 orang saja supaya tidak begitu berdesak- desakan. Dan untuk spot sebelah selatan wisatawan tidak kenakan biaya. Kemudian gardu ini ada yang berbentuk jembatan bambu yang luas serta sanggup untuk lebih dari 5 orang.

Wisatawan umumnya menggunakan gardu pandang untuk selfie serta bergaya dengan latar belakang jajaran perbukitan yang indah. Jadi suatu kepuasan tertentu ketika dapat berfoto dengan bukit hijau dan hamparan panorama alam luas sebagai latar belakang foto.

javatourism

View All Posts

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *