[email protected]     62813 2821 1563

Wisata Hutan Mangrove Kulonprogo, MJAA Mangrove Jembatan Api-Api Yang Tiada Duanya

Objek Wisata MJAA awal mulanya cumalah tambak kepunyaan masyarakat setempat. Melewati anak sungai Bogowonto yang populer di Kulon Progo. Masyarakat yang mendatangi tempat tersebut hanyalah mereka yang ingin memancing.

Setelah itu, oleh 15 orang masyarakat, tercetuslah ide untuk membuat wisata dengan konsep gambar. Penduduk kemudian membangun jembatan lain yang mengelilingi serta menerobos hutan mangrove. Bahkan, panjang jembatan mengitari 3 hektar kawasan tersebut.

Jembatan terbuat dari bambu yang kokoh, dihadirkan dari sekitar Purworejo. Bahkan, dihadirkan pula pakar pembuat jembatan supaya konstruksinya kokoh. Serta seluruh pembangunan wisata ini merupakan hasil dari swadaya warga.

1. Jembatan Bambu yang Unik

Jembatan goyang di MJAA

Yang sangat populer di kawasan objek wisata hutan mangrove Kulon Progo yakni jembatan kayu serta bambunya. Jembatan ini mempunyai pijakan kayu serta terikat tali tambang. Tali tambang ini digunakan sebagai pegangan untuk wisatawan yang berjalan di atas jembatan.

Serunya, jembatan akan bergoyang kala ada yang berjalan di atasnya. Jadi, semakin banyak orang yang berjalan di atasnya, maka jembatan akan terus menjadi bergoyang. Hal ini malah kerap digunakan oleh wisatawan buat bermain.

Jembatan kembar kesukaan pengunjung

Tidak cuma satu jembatan, tetapi terdapat pula jembatan lain yang tidak kalah unik. Dimana ada menara kembar dari bambu dengan tinggi 22 m. Menara ini berdiri kuat di tengah jembatan.

Uniknya, menara setinggi 22 m tersebut nampak semacam menara Eiffel dari kejauhan. Tempat ini jadi objek spot foto yang sangat digemari oleh wisatawan. Pastinya, jembatan yang digunakan untuk menyeberang di sini lebih kuat sebab tidak bergoyang.

2. Rimbunnya Hutan Mangrove Kulon Progo

Kawasan hutan mangrove ini ditumbuhi mangrove jenis avicennia germinans. Jenis ini kerap disebut dengan jenis api- api. Inilah kenapa objek wisata ini dinamakan Mangrove Jembatan Api- Api.

Di dalam hutan mangrove tersebut, dibuat labirin mini ataupun lorong. Lorong ini dibuat guna mempermudah wisatawan untuk melintasinya. Labirin terbuat dari kerangka bambu, sehingga tumbuhan bakau masih bisa nampak jelas.

Di tiap bambu di lorong, dilengkapi dengan lampion bercorak. Di waktu malam hari akan menyala dengan sangat indah.

Tidak hanya itu, terdapat pula spot- spot foto berupa hati maupun bingkai berbunga. Wisatawan yang merupakan pasangan muda- mudi kerapkali berfoto di spot tersebut.

3. Menikmati Indahnya Panorama alam Mangrove

Di dalam hutan mangrove, ada pondokan yang bisa digunakan untuk istirahat. Wisatawan yang letih berjalan mengitari objek wisata, bisa duduk sejenak di sini. Sambil menikmati suasana tenteram di hutan mangrove

Merasakan nikmatnya angin sepoi- sepoi. Ditambah lagi suara burung yang menjadi lantunan musik pengiring hening.

Karena terencana dibuka untuk aktivitas wisata, masyarakat pula melengkapinya dengan sarana penunjang. Sarana umum semacam mushola serta wc ada di mari. Ditambah lagi, jajaran warung yang siap menyembuhkan lapar.

Letak Wisata Mangrove Jembatan Api- Api Objek wisata MJAA terletak di Kelurahan Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, DIY.

javatourism

View All Posts

One thought on “Wisata Hutan Mangrove Kulonprogo, MJAA Mangrove Jembatan Api-Api Yang Tiada Duanya”

  • Brianadvaw 5 bulan ago 26/03/2020

    Maintain the good job and delivering in the group!

    REPLY →

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *